Its 3 pm in the afternoon right now. While i'm listening to my ipod playlist (just found it somewhere in my car yesterday after 6-months gone) i feel so desperate. This playlist reminds me of couple months ago while i'm sitting or walking somewhere in malaysia. Lost and having zero idea which street should i took...
I feel desperate. I feel like i'm a failed person. I cant gain money as much as before, I still dont have any regular work. Thats a real pain in my ass i think..
Hearing people that i graduated from this glamorous university, and still not work yet.
Man, thats uncool.
I myself, keep wondering. What kind of job that i actually want to do? I dont know... Im not sure, am i able to be a workers? am i good enough? am i? am i? am i?
I suck.
RUN
Tuesday, 13 December 2011
Thursday, 22 September 2011
Kamu. FXYPW
Kening.
Itu adalah judul dari buku yang ditulis oleh
Fitri Tropica. Gue memang belum selesai membaca seluruh bagian dari
buku tersebut, tapi gue sudah membaca 6 bab pertama dari buku tersebut.
Kemudian memutuskan untuk berhenti membacanya, dan mulai menulis.
Saya
memang bukan selebritis. Mungkin cerita cinta saya tidak semenarik yang
di ceritakan oleh Fitri dalam bukunya tersebut, tapi ceritanya tentang
Arga, mengingatkan saya tentang kamu.
Malam ini, saya
resmi menangis. Tangis saya sudah terhenti rama untuk hal-hal cheesy
seperti cinta. Saya yang dulu sangat mudah untuk terenyuh hatinya karena
sebuket mawar, atau karena seseorang membukakan pintu mobilnya ketika
saya akan naik, sekarang sudah tidak lagi.
Semenjak
perpisahan saya dengan kamu beberapa tahun yang lalu, saya merubah mind
set saya. Saya berhenti untuk berfikiran naif, dan mulai berusaha
memposisikan diri saya sebagai lelaki. Saya berusaha mengenali seperti
apa tindak tanduk laki-laki. Semenjak hari itu, saya berubah menjadi
saya yang baru. Saya yang dingin, tidak punya hati, tidak punya
perasaan, kasar, cuek, dan santai.
Saya bukan lagi
menjadi perempuan kebanyakan. Sejak saat itu, saya selalu mengedepankan
logika saya dan menyimpan dalam-dalam perasaan saya. Saya selalu
membuang jauh-jauh energi positif saya dan menamengi diri saya dengan
energi dan pikiran negatif.
Buat saya saat itu, dengan
menjadi seseorang yang tidak berperasaan, tidak memikirkan dalam-dalam
suatu masalah, selalu melihat seseatu dari segi negatifnya terlebih
dahulu, akan menjauhkan saya dari rasa sakit hati yang saya alami karena
kamu. Dengan memikirkan sisi negatifnya terlebih dahulu, saya sudah
mempersiapkan hati saya apabila apa yang saya pikirkan tersebut
benar-benar terjadi. Sehingga, ketika yang terburuk memang terjadi, saya
sudah siap, dan tidak akan ada lagi perasaan yang keluar dari diri
saya, apapun itu. Marah... sedih... kesal...
Ketika
saya berpisah dengan kamu (yang bukan kamu di beberapa paragraf diatas)
beberapa minggu yang lalu, tidak ada tangis mengaharu biru, tidak ada
angin dan deru debu, apalagi bapak-bapak di pinggir jalan lagi
nyapu-nyapu. Saya menutup lembaran kisah kita dengan tawa dan canda
bersama beberapa sahabat dengan secangkir kopi di pojokan Alam Sutra.
Tapi,
membaca Kening malam ini, akhirnya saya meneteskan air mata saya.
Terlalu banyak persamaan antara kamu dan Agra. Panggil saya lebay (yang
sudah dilakukan oleh sebagian besar orang), tapi apa yang diceritakan
Fitri dalam bukunya benar-benar mengingatkan saya sama kamu.
Saya,
merasa berada di tempat Fitri, saya ingat akan ketakutan saya akan
Jogja. Ketika kerinduan saya yang memuncak akan kamu dan Jogjakarta,
dibarengi dengan ketakutan saya untuk melihat tempat-tempat di Jogja.
Karena kamu sudah seperti kutangku, kubawa kemanapun ku pergi. Sedangkan
aku sudah seperti mobil rentalan turis, keliling seluruh tempat tanpa
henti, sambil terus menerus ingin mencari. Lagi. Lagi.
Air mata saya menetes. Bukan karena cerita dibuku itu. Tapi karena saya rindu. Ketika saya sudah bisa menguasai perasaan saya, ada sebuah bagian dimana Fitri marah sekali sama Arga karena dia hanya bisa bercerita. Hanya bisa bermimpi. Tapi tidak mulai berlalu.
Itu kamu banget bukan?
Hal yang aku teriakan di malam terakhir kita bersama. Dimalam yang seharusnya besok genap kita berusia 9 bulan?
Kendi, dan ibu masih terjaga. Aku pengen meneruskan membaca buku Kening. Tapi aku takut. Aku terlampau rindu. Sama kamu.
Take care, kamu.
Monday, 1 August 2011
SEANDAINYA BUNUH DIRI TIDAK DI HARAMKAN
sebagai sosok yang paling mudah menyerah, hari ini adalah kari enta kesekian kali gue merasa mau mati. Setelah bersusah payah dan untung aja engga bunuh diri pas ngerjain skripsi, ternyata gue berhadapan dengan hal yang jauh lebih sulit lagi dari skripsi. Gue, sebagai orang yang sangat ceroboh, penakut dan tidak terorganisir, mendapat pekerjaan seperti ini.
Entah apa yang menjadi dasar gue bisa diterima di perusahaan ini. Sebagai orang yang sudah memiliki jiwa dagang dari awal, gue tau kalo gue amat sangat mengukur segala sesuatu yang gue perbuat dari segi uang. Memang, uang yang gue terima dari berdagang itu engga terlalu banyak, tapi paling engga gue seneng karena gue mendapatkannya tanpa perlu terlalu bersusah payah.
Di kantor gue yang baru ini, job desk gue amat sangat banyak sekali. Gue rasanya mau mati. BENERAN. Gue amat sangat ketakutan sekarang, Harapan gue satu-satunya adalah gue cukup buruk sehingga gue dikeluarkan sama pihak kantornya sana.
Disini, gue bener-bener merasa amat diuji. Ketakutan dan ketidakperdulian akan semua hal yang sangat gue takutkan mendadak menjadi JOB DESK gue. dan yang paling parah adalah gue mengerkan semua hal tersebut SENDIRIAN. gue bener-bener merasa drop banget sekarang.
Jam kerja yang sangat parah dan engga dihitung lembur bener-bener bikin gue tambah males. Selain itu, gue harus bisa melakukan pekerjaan banyak divisi sendirian. Ya Allah.... ini bener-bener bukan pekerjaan yang gue inginkan...
Gue cuma berharap, semoga gue bisa bertahan, atau gue bisa segera dipecat, gue takut sekali Ya Allah... :'''''''''( jangan Kau jadikan hambamu ini melakukan apa yang melampaui batas kemampuanku ini Ya Allah... berikanlah aku pekerjaan yang aku suka Ya Allah... Tolong aku... :"""""""""""""(
Thursday, 21 July 2011
Invitation yang paling ditunggu
hari ini, gue di sms sama danareksa untuk dateng ke tes toefl dia besok rabu. Gue pribadi sih ngga yakin bakalan lolos tes berikutnya, soalnya minimal TOEFL yang dibutuhkan adalah 550. TOEFL gue paling tinggi cuma 490 dan itu pun diraih pada saat kejayaan gue dulu. Apalagi sekarang gitu kan?
Gue lagi berfikir untuk mulai les bahasa Inggris lagi nih, malu abisan kalo nulis di Twitter grammarnya suka berantakan. Eh balik ke Danareksa.
Pas tadi gue di sms sore sore, jujur gue seneng banget, maksud gue, Men... ini pekerjaan impian gue men.. jadi pialang saham... saik banget ga siii.... gue ngga tau kenapa gue bisa dipanggil, padahal CV gue ngga bagus, mungkin satu satunya kemungkinan adalah karena gue adalah lulusan UGM. ngga mungkin karena prestasi gue.
Baiklah, tadi sms dari danareksa udah gue bales, gue akan hadir buat tes TOEFL mereka besok, wish me luck!
Gue lagi berfikir untuk mulai les bahasa Inggris lagi nih, malu abisan kalo nulis di Twitter grammarnya suka berantakan. Eh balik ke Danareksa.
Pas tadi gue di sms sore sore, jujur gue seneng banget, maksud gue, Men... ini pekerjaan impian gue men.. jadi pialang saham... saik banget ga siii.... gue ngga tau kenapa gue bisa dipanggil, padahal CV gue ngga bagus, mungkin satu satunya kemungkinan adalah karena gue adalah lulusan UGM. ngga mungkin karena prestasi gue.
Baiklah, tadi sms dari danareksa udah gue bales, gue akan hadir buat tes TOEFL mereka besok, wish me luck!
Tuesday, 19 July 2011
Pensiun Dini (Sekali)
barusan gue baca tentang buku pensiunannya bokap gue, hm... gue jadi berfikir untuk mulai dari sekarang merencanakan pensiun gue nanti. kalo misalnya gue jadi bekerja di kompas, gaji yang gue terima sebesar 2juta 5ratus ribu rupiah setiap bulannya, dan seluruh gaji tersebut akan langsung gue depositokan ke bank.
Setelah gue hitung, meskipun udah menyetor semua gaji gue, ternyata dalam satu tahun, uang yag gue punya di bank cuma sebesar 30.000.000 aja, dan butuh 5 tahun untuk mendapat uang sebesar 150.000.000.
Padahal, yang ada di angan-angan gue, untuk bisa membeli sebidang tanah aja, gue butuh uang sebesar 150 juta lebih, belum untuk mulai membangun kos-kosan. Hm...
Ternyata, untuk hidup tenang secara finansial itu ngga mudah, untuk orang yang mulai dari nol seperti gue, cukup berat... Bismillah... gue harus bisa!
Sunday, 19 June 2011
daripada nganggur
hari ini adalah hari pertama gue menjadi reporter di web nya om gue. emang sih, reporter nyampah, tapi gpp deh buat nambah-nambahin di CV biar kesannya ngga nganggur-nggangur amat gitu. hahahaha.
gara-gara nulis artikel sebiji, gue jadi berpikiran untuk mulai nerbitin buku. genrenya komedi kayanya. gue mau buat novel komedi baru yang lebih lucu dibandingkan dengan novelnya RD yang pertama. soalnya makin kesini kan tulisan dia jadi serius tuh, kurang asik ah dibacanya. jadi gue akan jadi penulis cewek pertama yang mulai untuk ngejayus. doain ya moga2 aja ngga lebay jadinya, amin. kalo udah insya allah mau di kirim ke BP. doain ya! :)
gara-gara nulis artikel sebiji, gue jadi berpikiran untuk mulai nerbitin buku. genrenya komedi kayanya. gue mau buat novel komedi baru yang lebih lucu dibandingkan dengan novelnya RD yang pertama. soalnya makin kesini kan tulisan dia jadi serius tuh, kurang asik ah dibacanya. jadi gue akan jadi penulis cewek pertama yang mulai untuk ngejayus. doain ya moga2 aja ngga lebay jadinya, amin. kalo udah insya allah mau di kirim ke BP. doain ya! :)
Thursday, 16 June 2011
penyakit hati menahun
si dinda udah di beliin bb baru. saking iri nya gue sampe ngga mau tanya dia beli bb apa. ya Tuhan. kenapa sih saya ngga bisa menyembuhkan rasa iri dan dengki saya? saya rasanya sangat tersiksa akan penyakit saya ini. rasanya saya tidak pernah bisa melihat orang lain yang lebih sukses dan lebih baik dibandingkan saya.
kalau sedang begini, rasanya saya malas sekali. rasanya saya ngga pengen lama-lama di dunia. karena saya hidup lebih lama di dunia cuma bakalan mupuk dosa, bener ngga? katanya orang yang suka iri dan dengki itu yang paling dibenci sama Allah. tapi gimana dooonggg.... Ya Tuhan... gimana ini... aku ingin sembuh dari penyakit hati ini Ya Allah... :"""""(
kalau sedang begini, rasanya saya malas sekali. rasanya saya ngga pengen lama-lama di dunia. karena saya hidup lebih lama di dunia cuma bakalan mupuk dosa, bener ngga? katanya orang yang suka iri dan dengki itu yang paling dibenci sama Allah. tapi gimana dooonggg.... Ya Tuhan... gimana ini... aku ingin sembuh dari penyakit hati ini Ya Allah... :"""""(
Subscribe to:
Comments (Atom)